SEJARAH
Kota Barus
Barus, kota
terkecil di Sumatra Utara, dan merupakan kota tertua di Nusantara. Masyarakat
lokal kota Barus berasal dari Batak, Aceh, dan Melayu. Tak banyak catatan
Sejarah mengenai kota Barus. Bangsa Arab
mengenalkan Islam di kota ini sekira periode 627 masehi.Sebelum masyarakat
Islam tiba di Barus, masyarakat kota Barus adalah penyembah berhala. Dahulu
bangsa Arab menamakan kota Barus dengan Fansur atau Fansuri. Misalnya pada
penulis Sulaiman pada tahun 851 masehi pada bukunya, “silsilatus tawarikh”.
Ajaran Islam
yang petama kali diperkenalkan di Barus hanyalah ajaran Tauhid dengan bacaan 2
kalimat syahadat, yaitu :

asyhadu
an-laa ilaaha illallaah

wa asyhadu anna muhammadan
rasuulullaah
Beberapa ayat al-qur’an yang diajarkan
di Barus adalah surat-surat Tauhid yang diturunkan di Mekkah sebelum Rasulullah
hijrah ke Madinnah pada tahun 621 Masehi.
Barus adalah tempat pertama kalinya
untuk warga Nusantara mengenal Islam. Ajaran Islam pertama yang dikenalkan oleh
ajaran Tauhid, belum sampai ke syariat
Karena komunitas islam pertama ada di Barus ini. Pada waktu itu warga Nusantara
belum menerima perintah untuk solat dan berpuasa.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar