Rabu, 23 Mei 2012

Sejarah Kota Barus


SEJARAH
Kota Barus
Barus, kota terkecil di Sumatra Utara, dan merupakan kota tertua di Nusantara. Masyarakat lokal kota Barus berasal dari Batak, Aceh, dan Melayu. Tak banyak catatan Sejarah mengenai kota Barus.  Bangsa Arab mengenalkan Islam di kota ini sekira periode 627 masehi.Sebelum masyarakat Islam tiba di Barus, masyarakat kota Barus adalah penyembah berhala. Dahulu bangsa Arab menamakan kota Barus dengan Fansur atau Fansuri. Misalnya pada penulis Sulaiman pada tahun 851 masehi pada bukunya, “silsilatus tawarikh”.
Ajaran Islam yang petama kali diperkenalkan di Barus hanyalah ajaran Tauhid dengan bacaan 2 kalimat syahadat, yaitu :
Syahadat1.gif
asyhadu an-laa ilaaha illallaah
artinya : Saya bersaksi bahwa tiada Ilah selain Allah
Syahadat2.gif
wa asyhadu anna muhammadan rasuulullaah
artinya: dan saya bersaksi bahwa Muhammad saw adalah Rasul / utusan Allah.

Beberapa ayat al-qur’an yang diajarkan di Barus adalah surat-surat Tauhid yang diturunkan di Mekkah sebelum Rasulullah hijrah ke Madinnah pada tahun 621 Masehi.
Barus adalah tempat pertama kalinya untuk warga Nusantara mengenal Islam. Ajaran Islam pertama yang dikenalkan oleh ajaran Tauhid, belum  sampai ke syariat Karena komunitas islam pertama ada di Barus ini. Pada waktu itu warga Nusantara belum menerima perintah untuk solat dan berpuasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Facebook Badge